Kamis, 12 November 2020

Detak Jantung terus berlantun, angan yang terpendam kan terwujud, dalam lembar warna kehidupan. 

Cita - cita yang tinggi akan tergapai, dengan usaha serta keriangan dan kesungguhan itulah arti mencintai diri sendiri 

JIka kita mencintai seseorang kita akan senantiasa mendoakannya. walaupun kita tak berada disisi nya.

Tuhan memberikan kita dua buah kaki untuk berjalan. Dua tangan untuk memegang. Dua mata untuk melihat dan Dua telinga unuk mendengar.

Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugrahkan sekeping hati kepada kita?? Karena Tuhan tlah memberikan sekeping hati lagi pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah CINTA. 

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kita masih mau mencoba

Jangan sesekali nyerah jika kita masih merasa sangguh

Jangan sesekali mengatakan Tidak Mencintainya lagi, jika masih tidak dapat Melupakan

Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka tlah di kecewakan, kepada mereka yang masih percaya walaupun mereka tlah dihianati, kepada mereka yang masih ingin mencintai walaupun mereka tlah disakiti sebelumnya. Dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangun kembali kepercayaan.

JANGAN SAMPAI KITA MENYIMPAN KATA - KATA CINTA PADA ORANG TERSAYANG HINGGA DIA MENINGGAL DUNIA DAN AKHIRNYA KITA TERPAKSA MENCATAT KATA - KATA CINTA PADA BUSARAN.

SEBAIKNYA UCAPKANLAH KATA - KATA CINTA YANG TERSIMPAN DI BENAK KITA SEKARANG SELAGI ADA HAYATNYA.

Mungkin Tuhan ingin kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah, sebelum bertemu dengan yang TEPAT. Kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas karunia tersebut. 

Cinta dapat mengubah pait menjadi manis, debu menjadi emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, mujarab menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat. Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintai kita. Tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kita tidak punya keberanian untuk menyatakan cinta itu kepadanya. 

Seadainya kita ingin dicintai atau dimiliki seseorang ibaratkan seperti menyunting SEKUNTUM MAWAR MERAH kadangkala kita mencium harum mawar tersebut, tetapi ada kalanya kita merasakan disaat duri mawar itu menusuk jari. 

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kita bertemu seseorang yang sangat berarti untuk kita hanya untuk menemukan  bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan membiarkannya pergi. Kadang kala kita tidak menghargai orang yang mencintai kita sepenuh hati sehingga kita KEHILANGANNYA. Disaat itu, tiada guna penyesalan, karna Perginya tidak berkata lagi. Cintailah seseorang atas dasar siapa dasar dia sekarang. Dan bukan siapa dia sebelumnya, kisah silam tiada perlu diungkit lagi.